Dari berbagai sekuel, Avengers Age of Ultron bisa dikatakan menjadi salah satu yang memikul beban berat. Dengan hype yang sangat tinggi mengingat kesuksesan film pertamanya, Joss Whedon harus berusaha ekstra untuk memastikan Avengers AoU tidak jatuh.
Avengers AoU bercerita tentang bagaimana para Avengers harus sekali lagi berjuang mempertahankan keselamatan bumi yang terancam karena kehadiran Ultron, Artificial Intelligence yang tercipta karena kesalahan Tony Stark dan Bruce Banner.
Sekali lagi Joss Whedon menunjukkan kepiawaiannya mengolah adegan yang memanjakan mata, bahkan dari awal film. Selain itu, kejeniusan Whedon juga terlihat ketika ia mampu mengatur banyak karakter sehingga tetap terlihat rapi di Avengers AoU.
Hawkeye yang di film sebelumnya tidak terlalu banyak diumbar, sekarang memiliki waktu yang lebih banyak di depan kamera. Dari pengenalan latar belakang yang lebih mendalam sampai ke kemampuan bertarung yang kini lebih diperlihatkan, menyenangkan rasanya melihat karakter favorit saya Hawkeye memiliki adegan yang lebih banyak daripada film Avengers sebelumnya.
Sayang, drama dari karakter selain Hawkeye malah ada yang terasa hambar. Romansa antar Natasha Romanoff dan Bruce Banner yang muncul mendadak terasa datara, sehingga tidak menimbulkan kesan mendalam saat di akhir film.
Selain itu, hal lain yang disayangkan adalah Ultron. Tidak jelek memang, namun tidak sesuai harapan. Sempat digadang-gadang menjadi salah satu villain terkuat, Ultron malah berakhir menjadi sesuatu yang tidak terasa menakutkan sama sekali. Tidak jelek, namun tidak terlalu bagus. Ultron hanya jatuh menjadi villain yang biasa.
Bagi saya pribadi, Avengers AoU belum mampu menjawab ekspektasi saya yang mungkin terlalu tinggi. Meskipun begitu, hanya menurun sedikit dari film sebelumnya tetap merupakan hal yang patut diapresiasi, mengingat seberapa tingginya kesuksesan The Avengers.
9/10